8 Comments

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS DENGAN MENGGUNAKAN PECS (bagian 6)

Catatan:

Tidak ada prompting verbal. Teruskan menguji pemahaman anak tentang hubungan antar gambar dengan yang diinginkannya. Lanjutkan pula dengan berbagai aktifitas dengan berbagai partner komunikasi.

Prosedur latihan:

  1. Simpanlah simbol “Saya ingin” pada papan kalimat.
  2. Bimbinglah anak untuk menempatkan gambar objek yang diinginkan disebelah kanan simbol “Saya ingin”.
  3. Mintalah anak untuk menyerahkan susunan gambar itu kepada guru, sambil guru mebacakan keinginan anak “Saya ingin ………” (ada jeda diharapakan anak mengulangi ucapan guru atau mengisi jeda itu).
  4. Apabila siswa sudah konsisten mam[u melakukan ini, pasanglah terus simbol “Saya ingin” pada papan kalimat.
  5. Pada saat siswa menginginkan sesuatu, bimbinglah ia menempatkan simbol “Saya ingin”, kemudian bimbinglah anak untuk menempatkan gambar objek yang diinginkannya di sebelah kanan simbol “Saya ingin”.
  6. Lanjutkan terus latihan ini hingga anak mampu melengkapi langkah-langkah latihan secara mandiri.
  7. Mulai jauhkan dari pandangan anak objek yang diinginkannya.

FASE V

Tujuan:

Anak mampu secara spontan meminta objek yang diinginkan melalui gambar dan dapat menjawab dengan gambar pertanyaan “Apa yang kamu inginkan?” atau “Kamu mau apa?”

Prosedur latihan:

a. Pada fase ini, anak dapat secara mandiri menggunakan simbol “Saya ingin” atau “saya mau” diikuti gambar objek yang diinginkan.

b. Idealnya, untuk mengungkapkan pada yang anak inginkan, ia tidak perlu dibantu dengan pertanyaan “Apa yang kamu inginkan?” Namun hal itu tidak bisa dielakkan lagi, bahwa orang akan selalu mengatakan itu. Oleh karena itu fase ini mengajarkan anak untuk merespon pertanyaan itu.

c. Meskipun demikian yang paling penting adalah anak mampu mengungkapkan keinginannya secara spontan tanpa harus dibantu pertanyaan lagi.

Contoh:

contohgambar1

Sumber: http://www.widgit.com

FASE VI

Tujuan:

Anak mampu berkomentar, mengekspresikan perasaan, suka dan tidak suka, dll.

Perseiapan:

Membuat simbol “Menurut saya”, “Saya suka”, “Saya rasa”, dan lain-lain.

Catatan:

Gru juga menggunakan kartu gambar untuk berkomunikasi dengan anak. Hal itu akan menjadi model untuk pnggunaan fungsi-funsi komunikasi..

Prosesur latihan:

a. Ciptakan kesempatan agar anak berkomentar dalam aktifitas secara alami, misalnya, saat jam istirahat, guru dapat membuat komentar “mmm, Saya suka kue” (menggunakan kartu gambar milik anak), “Apa yang kamu sukai?”.

b. Contoh yang lain “Saya bahagia”, “Bagaimana Perasaan mu?”

c. Akhir dari fase ini, diharapkan siswa siap menggunakan gambar untuk mengungkapkan komentar dan perasaannya kepada siapa pun, meskipun harus membawa buku/papan komunikasi kemana-mana.

d. Konsep warna/ukuran/lokasi dapat dipelajari oleh anak bersamaan dengan mengungkapkan komentar atau perasaan (anak tidak hanya mengatakan “Saya ingin bola”, anak boleh menambahkan dengan “Saya ingin bola merah”, atau “Saya ingin bola besar”, atau “Saya ingin bola merah yang besar”). Konsep tersebut dapat diajarkan melalui format struktur konteks secara alamiah.

Demikianlah cara penerapan PECS untuk anak autis. Dari fase I sampai VI selalu diawali dengan apa yang anak inginkan. Jika pembelajaran dimulai dari yang anak suka atau inginkan maka tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pun akan mudah dikuasai oleh anak.

About Iim Imandala

Dapat dihubungi melalui email : iim_imandala75@yahoo.co.id

8 comments on “UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK AUTIS DENGAN MENGGUNAKAN PECS (bagian 6)

  1. tks sdh berbagi.
    -Sekolah khusus Permata Hati,Manado

  2. saya tertarik dengan artikel ini, mhon berkenan di emailkan secara lengkap ke email saya. untuk data tesis… MAW YA… trimakasih.,.. MOHON DIKIRIM

  3. saya tertarik dengan tulisan ilmiah tentang PECS ini..
    mohon di email secara lengkap untuk referensi saya..
    trima kasih banyak =)

  4. pak…saya ijin copi paste ya…

  5. silakan..moga bermanfaat

  6. Pusat Terapi dan Tumbuh Kembang Anak Rumah Sahabat Yogyakarta melayani terapi autism, terlambat bicara, ADHD, Down syndrom, musik, renang dengan terapi terpadu, speech terapi, sensori integrasi, terapi perilaku, fisioterapi dll. untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Rumah sahabat di Perum Gambiran C 2 UH V, Jl Perintis Kemerdekaan Yogyakarta phone 0274 8267882

  7. mkasih ya pak, akhirnya saya menemukan sumber untuk menyelesaikan tugas uts :D

  8. Assalamualaikum.wr.wb
    terimakasih sudah berbagi, saya guru pendamping anak berkebutuhan khusus dari Samarinda. Semakin banyak yang kenal dengan Autis dan penanganya, semakin luas tempat untuk mereka penyandang Disabilitas terkhusus perhatian dari pemerintah :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: