Leave a comment

LOMBA KREATIFITAS SISWA (LKS) DAN EVALUASI PEMBELAJARAN

Oleh Iim Imandala, S.Pd.

Students

Students

Senang rasanya bila memiliki murid yang pandai dan bisa memenangkan perlombaan. Mungkin perasaan itu dirasakan pula oleh para guru dan pembimbing yang kemarin muridnya memperoleh juara dalam kegiatan LKS tingkat Propinsi Jawa Barat tahun 2009.

Ya, diajang LKS itu murid-murid diuji kompetensinya dalam berbagai perlombaan bidang akademik, kesenian, dan olah raga. Dengan segenap kemampuannya mereka ingin menunjukkan diri yang terbaik dan layak sebagai pemenang. Para guru dan pembimbing pun tak kalah semangat memotivasi dan memberikan arahan kepada muridnya untuk tampil percaya diri.  Diakhir perlombaan tentunya ada yang menang ada yang kalah, ada yang memperoleh hadiah ada yang tidak.

Di akhir LKS menghasilkan sederet nama yang menjadi juara dan memperoleh hadiah. Apakah itu tujuan akhir LKS? Sejatinya ada hal yang sangat mendasar dari tujuan penyelenggaraan LKS, yaitu mengukur hasil pembelajaran dan pembinaan yang telah dilakukan di sekolah terhadap peserta didik selama satu tahun. Bila kita sadari bahwa seorang murid yang berprestasi dan menjadi juara sesungguhnya telah melewati proses yang cukup panjang sehingga memiliki kompetensi yang cukup untuk berprestasi dan menjadi pemenang. Maka tidaklah mengherankan jika sekolah yang telah mempersiapkan muridnya jauh-jauh hari menjadi juara.

Kegiatan LKS ini harus menjadi salah satu alat ukur keberhasilan pembelajaran bagi setiap guru atau sekolah, tidak sebatas berpartisipasi dalam kegiatan. Pada saat diumumkan siapa yang menjadi pemenang atau siapa yang menjadi juara umum itu harus menggambarkan tingkat keberhasilan pembelajaran yang telah dilakukan. Bagi yang belum juara dapat mengevaluasi diri dan belajar kepada pemenang, bagaimana proses pembelajaran dan pembinaan yang mereka lakukan sehingga menjadi pemenang. Bagi pemenang, tentunya harus menjaga dan meningkatkan terus kualitas layanan pendidikan yang telah dilakukannya.

Menarik apa yang dikatakan oleh Kepala Bidang PLB Dinas Pendidikan Jabar dalam sambutan technical meeting juri/wasit LKS, beliau menyatakan bahwa LKS sebagai salah satu bentuk akuntabilitas kita kepada masyarakat sebagai pengguna/konsumen layanan pendidikan karena kita telah menggunakan dan mengelola dana masyarakat. Oleh karena itu melalui LKS harus menjadi salah ajang pertanggungjawaban kita kepada masyarakat dalam hal kualitas layanan pendidikan yang tlah dilakukan.

Jadi LKS tidak sekedar sebagai event adu gengsi dan memperoleh hadiah, tapi harus menjadi salah satu alat evaluasi keberhasilan pembelajaran dan pembinaan yang telah dilakukan di sekolah. Mari kita bersama-sama meningkatkan terus penyelenggaraan LKS sehingga LKS menjadi ajang untuk mengevaluasi dan LKS Prop Jabar menjadi format yang berkesinambungan dengan proses evaluasi pembelajaran yang dilakukan di sekolah.

About Iim Imandala

Dapat dihubungi melalui email : iim_imandala75@yahoo.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: