1 Comment

STIMULASI PENGLIHATAN

Oleh: Asep Budiawan

Mata

Mata

A. Pendahuluan

Stimulasi penglihatan (Vision Stimulation) merupakan hal yang sangat penting bagi anak low vision sebagai upaya pengembangan fungsi penglihatannya. Melalui kegiatan stimulasi penglihatan anak low vision, maka diharapkan mereka memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan fungsi penglihatannya.

Stimulasi penglihatan merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan terhadap anak low vision dengan menggunakan objek/benda yang bertujuan memberikan rangsangan terhadap penglihatan anak, sehingga dapat merespon sesuai dengan kondisi penglihatannya.

Keterampilan dalam melakukan stimulasi penglihatan hendaknya dimiliki para guru, orang tua, atau siapa saja yang berhubungan dengan low vision agar dapat melakukan aktivitas tersebut, sehingga secara berkala dan berkesinambungan mereka dapat melakukan stimulasi tersebut.

Pemberian layanan stimulasi penglihatan merupakan bagian dari bentuk layanan terhadap anak low vision yang  dapat dilakukan oleh siapa saja, dengan memanfaatkan benda yang ada di sekitar anak, serta tempat yang tidak terbatas baik di dalam maupun di luar ruangan.

B. Apa stimulasi penglihatan

Stimulasi penglihatan adalah suatu bentuk layanan yang diberikan terhadap anak low vision melalui serangkaian kegiatan yang bertujuan agar anak low vision terbiasa memanfaatkan penglihatannya untuk aktivitas-aktivitas kehidupan sehari-hari.Stimulasi penglihatan merupakan kegiatan untuk merangsang penglihatan anak sehingga mereka dapat merespons sesuai dengan kondisi penglihatannya.

C. Mengapa stimulasi penglihatan penting?

Penglihatan, sebagaimana halnya aktivitas lain seperti duduk, merangkak, berjalan, berlari, dan sebagainya memerlukan latihan. Bagi anak low vision latihan penggunaan penglihatan sangat penting untuk meningkatkan kemampuan penglihatannya. Penglihatan anak low vision harus selalu dirangsang sehingga anak terbiasa menggunakan penglihatnnya. Pembiasaan ini dapat membantu meningkatkan fungsi penglihatan mereka. Jika anak low vision tidak terbiasa menggunakan penglihatannya maka akan mengakibatkan tidak optimalnya fungsi penglihatan, oleh karena itu sangat penting bagi mereka diberikan kegiatan-kegiatan yang memerlukan penggunaan penglihatan.

D. Bagaimana stimulasi penglihatan itu?

a. Aspek-aspek yang di stimulasi

1. KESADARAN PENGLIHATAN

2. ADAPTASI PENGLIHATAN

3.  ATENSI PENGLIHATAN

4.  MEMUSATKAN PENGLIHATAN

5.  GERAKKAN PENGLIHATAN

6. DISKRIMINASI PENGLIHATAN

b. Alat stimulasi

Alat-alat stimulasi penglihatan tidak baku. Oleh karena itu alat yang digunakan dalam stimulasi penglihatan dapat memanfaatkan alat/benda yang sederhana yang mudah didapat di sekitar lingkungan kita.

Prinsip terpenting adalah bahwa alat yang digunakan dalam kegiatan stimulasi penglihatan harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

–          Alat tersebut tidak membahayakan anak (tajam, runcing, mudah patah, cat yang luntur,dsb)

–          Berwarna kontras atau dapat mengeluarkan cahaya

–          Sudah dikenal anak

–          Alat bisa berbentuk gambar dua dimensi atau model suatu benda

Contoh alat-alat stimulasi penglihatan:

Lampu senter

Kertas berwarna

Bola-bola plastik/karet berwarna

Manik-manik berwarna

Kertas Bright and Light (seperti kertas kado bening, dsb)

Puzzle warna

Gambar objek Berwarna

Neon stick (Tongkat lampu berkedip)

Lampu-lampu warna (lampu disco)

cermin

c. Petunjuk Umum dalam Stimulasi penglihatan

  • Gunakan penjelasan dengan bahasa yang sederhana
  • Catatlah respons penglihatan anak dengan lengkap
  • Catatlah waktu yang digunakan anak dalam proses penggunaan penglihatan.
  • Perhatikan kondisi anak
  • Lakukan aktivitas berulang-ulang
  • Gunakan alat secara bergantian/bervariasi
  • Berikan waktu kepada anak untuk merespons dengan sempurna
  • Perlihatkan objek/benda dari jarak terjauh sampai terdekat dengan anak

d. Tips Dalam melakukan Stimulasi penglihatan

    1. gunakan matrial yang ada disekitar kita dan sudah dikenal anak
    2. lakukan stimulasi secara bervariasi dalam setting yang dilakukan di dalam/luar ruangan.
    3. Lakukan stimulasi dalam waktu yang berbeda juga lingkungan.
    4. Selalu memperhatikan prilaku anak saat merespons
    5. Berikan penjelasan yang jelas
    6. Catat setiap respon anak.
    7. Jagalah suasana keakraban selama melakukan kegiatan stimulasi.

About Iim Imandala

Dapat dihubungi melalui email : iim_imandala75@yahoo.co.id

One comment on “STIMULASI PENGLIHATAN

  1. Assalamu’alaikum Ukho!
    bisaan dari ATG ke ATN. tapi mmang harusnya klau koua masuk ke dunia PLB hrus kaffah ya. gak kaya aku taunya ttng ATR, mana paspasan lagi. siapa tahu akang punya info kekinian ttang ATR, bagi dong! (Mbrur)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: